Air Conditioning atau yang dikenal luas dengan AC adalah salah satu fitur penting yang ada dalam mobil. Karenanya adanya AC akan sangat membantu pengendara merasakan nyaman saat berkendara dalam segala cuaca. Oleh karena itu, merawat AC secara berkala penting sekali dilakukan. Supaya AC pada mobil senantiasa dalam kondisi yang prima.

Namun sayangnya banyak pemilik mobil yang mengabaikan dalam perawatan AC. Hasilnya AC pada mobil mengalami masalah, sampai terkadang rusak dan tidak berfungsi. Anda bisa mengecek kondisi AC dengan melihat filter AC. Pada umumnya, filter AC berada di balik dashbor mobil dan letaknya sedikit tersembunyi. Fungsi dari filter AC tersebut untuk menyaring debu dari karpet alas mobil dan udara yang selanjutnya akan dihisap oleh blower AC.

Nah berikut ini adalah tanda atau gejala AC maupun compressor pendingin mobil untuk mengetahui kerusakan. Simak dengan seksama penjelasan berikut ini yang telah diuraikan secara detail.

 

1. Bunyi AC yang Kasar


Gejala yang seringkali muncul pada saat kompresor sedang dalam masalah yaitu ngorok atau muncul bunyi yang terdengar kasar saat kali pertama menghidupkan AC mobil. Bunyi tersebut menjadi tanda bahwa komponen internal yang ada pada kompresor sedang mengalami kerusakan atau sudah aus.

Apabila anda mendengar suara yang terdengar kasar di telinga saat sedang menghidupkan AC mobil, maka anda sebaiknya segera saja melakukan pengecekan atau service AC mobil di bengkel terdekat yang mampu menanganinya.

 

2. Suhu Tidak Stabil


Apabila suhu udara yang dikeluarkan oleh AC mobil tidak stabil, terkadang panas  dan mendadak berubah terkadang dingin, maka hal itu bisa jadi salah satu  tanda kompresor AC mobil sedang lemah.

Pada mulanya gejala tersebut jarang terjadi, tapi sesudah kondisi magnetic clutch AC lemah menyebabkan suhu AC akan berubah menjadi panas. Kondisi tersebut disebabkan sirkulasi AC yang sedang terganggu dan juga pada bagian uap Freon sedang bermasalah.

 

3. Freon Bocor


Pada saat kompresor lemah, salah satu gejala yang dialami yaitu adanya kebocoran pada Freon. Kondisi tersebut seringkali terjadi saat uap Freon tidak tersalur secara baik yang biasanya dikerjakan oleh kompresor. Bila tidak segera dilakukan perbaikan, maka yang terjadi Freon akan cepat habis dalam beberapa bulan saja.

Selain itu pula, kebocoran pada Freon beresiko tinggi terhirup oleh pengemudi maupun penumpang. Itu bisa menyebabkan masalah kesehatan bagi tubuh penghirupnya. Masalah yang terjadi pada tubuh penghirupnya seperti iritasi pada salurn tenggorokan, pedih di mata, dan yang paling buruk bisa menyebabkan peningkatan darah hingga mengganggu kinerja jantung.

 

4. Suhu Kurang Dingin


Gejala pada kompresor AC mobil yang lemah lainnya yakni suhu AC yang mulai memanas dan tidak lagi sejuk. Biasanya dalam kondisi ini dikenal dengan istilah kehilangan tekanan atau kompresi. Jadi saat AC mobil dinyalakan pertama kali suhu ruangan akan normal, namun setelah digunakan beberapa saat  maka perlahan kesejukan ruangan akan mulai berkurang.

 

5. Low dan High Selang Bermasalah


Low dan high selang yang bermasalah disebabkan oleh kondensor yang tersumbat. Pada saat AC dihidupkan maka freon tersebut akan tertahan di area sebelum menuju kondensor yakni selang high yang menghubungkan antara kompresor dengan kondensor. Pada selang high tersebut juga terdapat nipple yang fungsinya untuk mengecek tekanan selang high.

Sementara pada selang sesudah kondensor tekanannya menjadi lebih rendah, hingga pada selang low (selang setelah evaporator) tekanan pada freon menjadi lebih kecil lagi. Disitu pula ada niple untuk digunakan mengukur tekanan selang low. Jadi bedanya diantara tekanan high dan low cukup signifikan, kondisi tersebut juga bisa menyebabkan kompresor AC mati dalam waktu yang singkat.